Parkir Masjid Al Jabbar Digetok? Saber Pungli Bergerak!
Haifest.id – Tim Saber Pungli Jawa Barat turun tangan menyelidiki dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok tarif parkir di kawasan Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung. Penyelidikan ini bermula dari keluhan masyarakat terkait tarif parkir yang mencapai Rp10.000 per kendaraan saat libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2026.
Tarif parkir yang dinilai tidak wajar ini membuat resah para pengunjung Masjid Al-Jabbar. Apalagi, tarif tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kota Bandung. Selain itu, momen libur panjang seringkali dimanfaatkan oknum untuk mencari keuntungan pribadi.
Saber Pungli Dalami Dugaan Pungli Parkir
Sekretaris Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Jabar, M Irianto, membenarkan pihaknya tengah mendalami kasus dugaan pungli di Masjid Raya Al-Jabbar. “Itu (aksi pungli di Masjid Al-Jabbar) sudah kami tindak lanjuti. Sekarang sedang kami lakukan pendalaman,” ujar M Irianto pada Kamis (30/1/2026).
Penyelidikan Tetap Berjalan Meski di Luar Area Masjid
Meski praktik pungli tersebut terjadi di luar area resmi Masjid Al-Jabbar, Saber Pungli Jabar menyatakan komitmennya untuk tetap melakukan penyelidikan. Hal ini dilakukan demi mengungkap para pelaku dan jaringan yang terlibat dalam aksi meresahkan tersebut.
“Tapi ini masih kita lakukan pendalaman untuk mengetahui bagaimana modusnya, karena masih simpang-siur (tarif getoknya),” tutur M Irianto. Artinya, tim Saber Pungli masih mengumpulkan bukti dan informasi untuk memastikan modus operandi serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Situasi Pungli Selama Libur Panjang Relatif Terkendali per 2026
M Irianto juga menyampaikan bahwa secara umum, situasi pungli selama libur panjang Isra Miraj dan Imlek 2026 relatif terkendali dibandingkan periode sebelumnya. Tim Saber Pungli terus melakukan pemantauan dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Hasil pemantauan, kami menganggap tidak ada yang menonjol atau meresahkan masyarakat. Tapi kalau yang umpamanya seperti di perempatan jalan ada pak ogah itu masih banyak kami temukan,” ucap M Irianto, menggambarkan tantangan yang masih dihadapi dalam memberantas praktik pungli.
Antisipasi Pungli di Area Parkir Masjid Al Jabbar
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi praktik pungli, terutama di tempat-tempat wisata atau area publik yang ramai pengunjung. Pastikan selalu membayar tarif parkir sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan laporkan jika menemukan indikasi pungli.
Tidak hanya itu, pengelola Masjid Al-Jabbar dan Pemerintah Kota Bandung perlu meningkatkan pengawasan dan penertiban di area parkir sekitar masjid. Hal ini bertujuan untuk mencegah oknum-oknum memanfaatkan situasi dan merugikan pengunjung. Sosialisasi tarif resmi parkir juga penting dilakukan secara berkala.
Update 2026: Saber Pungli Berkomitmen Berantas Pungli
Kasus dugaan pungli di Masjid Al-Jabbar ini menjadi bukti bahwa Saber Pungli terus aktif dalam memberantas praktik ilegal yang meresahkan masyarakat. Diharapkan, tindakan tegas terhadap pelaku pungli dapat memberikan efek jera dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman bagi semua.
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam melaporkan setiap indikasi pungli yang ditemukan. Dengan kerjasama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, praktik pungli diharapkan dapat diminimalisir dan dihilangkan dari lingkungan kita.
Kesimpulan
Dugaan pungli tarif parkir di Masjid Al-Jabbar menjadi perhatian serius Tim Saber Pungli Jawa Barat. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan modus operandinya. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi pungli di sekitar mereka. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik pungli yang merugikan!
