Cara Lolos BI Checking dan SLIK OJK Agar Pengajuan KUR Pasti Disetujui!

Memajukan usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan salah satu fokus pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Salah satu program yang dihadirkan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) – pinjaman lunak dengan bunga rendah untuk membantu modal usaha.

Sayangnya, banyak pengusaha yang mengalami kendala saat mengajukan KUR. Salah satu kendala utamanya adalah tidak lolosnya verifikasi dan . Padahal, kedua hal ini menjadi salah satu syarat utama pengajuan KUR.

Simak penjelasan lengkap dari Haifest.id berikut ini untuk memahami cara lolos BI Checking dan SLIK OJK agar pengajuan KUR Anda pasti disetujui!

Ringkasan Cepat:

  • BI Checking adalah pemeriksaan riwayat kredit di Indonesia. Wajib bebas dari dan tunggakan.
  • SLIK OJK adalah sistem informasi debitur yang dikelola OJK. Juga wajib bebas dari tunggakan kredit.
  • Pastikan usaha Anda telah berjalan minimal 1 tahun, memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP), dan dokumen lengkap.
  • Pihak bank akan melakukan verifikasi dan penilaian kelayakan usaha Anda. Kriteria utama adalah kemampuan bayar (debt service ratio).

Memahami BI Checking dan SLIK OJK

Sebelum mengajukan KUR, ada dua hal yang wajib Anda perhatikan: BI Checking dan SLIK OJK. Kedua hal ini merupakan penilaian Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait riwayat kredit calon debitur.

Baca Juga :  KUR BRI 2026: Tabel Pinjaman, Bunga & Syarat Pengajuan (Terlengkap)

BI Checking: Pemeriksaan Riwayat Kredit di Bank Indonesia

BI Checking adalah pemeriksaan riwayat kredit dan pinjaman yang pernah Anda ajukan di Bank Indonesia. Tujuannya adalah untuk melihat apakah Anda punya rekam jejak kredit yang baik atau tidak.

Saat melakukan BI Checking, bank akan memeriksa apakah Anda pernah mengalami kredit macet atau tunggakan pembayaran di masa lalu. Jika terbukti pernah, maka pengajuan KUR Anda bisa ditolak.

Oleh karena itu, pastikan Anda sudah terbebas dari segala jenis kredit macet dan tunggakan sebelum mengajukan KUR. Cara termudah adalah dengan meminta surat keterangan BI Checking dari bank tempat Anda membuka rekening.

SLIK OJK: Sistem Informasi Debitur Otoritas Jasa Keuangan

Selain BI Checking, bank juga akan memeriksa riwayat kredit Anda melalui SLIK OJK. SLIK OJK adalah sistem informasi debitur yang dikelola dan dikontrol oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada SLIK OJK, bank akan memeriksa apakah Anda pernah mengajukan pinjaman di lembaga keuangan lain dan apakah ada tunggakan pembayaran. Jika ditemukan riwayat tunggakan, maka pengajuan KUR Anda berpotensi ditolak.

Sama seperti BI Checking, pastikan Anda juga bebas dari segala jenis tunggakan kredit di SLIK OJK sebelum mengajukan KUR. Caranya adalah dengan meminta surat keterangan SLIK OJK dari bank tempat Anda membuka rekening.

Persyaratan Pengajuan KUR Agar Lolos BI Checking dan SLIK OJK

Selain bebas dari kredit macet dan tunggakan, ada beberapa persyaratan lain yang harus Anda penuhi agar pengajuan KUR Anda lolos BI Checking dan SLIK OJK, yaitu:

1. Usaha Telah Berjalan Minimal 1 Tahun

Bank akan melihat rekam jejak usaha Anda. Pastikan usaha yang Anda jalankan telah berjalan minimal 1 tahun. Hal ini akan menunjukkan bahwa usaha Anda memiliki prospek yang baik dan berkelanjutan.

2. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

NPWP merupakan salah satu dokumen penting yang dibutuhkan saat mengajukan KUR. NPWP menunjukkan bahwa Anda adalah wajib pajak terdaftar dan memiliki usaha yang legal.

Baca Juga :  Daftar Suku Bunga Kredit 2026 Terlengkap dan Bank Mana yang Paling Murah untuk Anda?

3. Kelengkapan Dokumen Usaha

Selain NPWP, bank juga membutuhkan dokumen-dokumen lain terkait usaha Anda, seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan dokumen lainnya. Pastikan Anda melengkapi semua persyaratan dokumen yang dibutuhkan.

Proses Verifikasi dan Penilaian Kelayakan Usaha

Setelah memenuhi persyaratan di atas, bank akan melakukan proses verifikasi dan penilaian kelayakan usaha Anda. Ada beberapa hal yang akan menjadi fokus penilaian bank, yaitu:

1. Kemampuan Bayar (Debt Service Ratio)

Bank akan menghitung kemampuan Anda dalam membayar cicilan KUR. Kriteria utamanya adalah debt service ratio (DSR), yaitu perbandingan antara total cicilan kredit dengan total pendapatan usaha. Bank akan menetapkan batas maksimal DSR yang diperbolehkan.

Misal, jika batas maksimal DSR yang ditetapkan bank adalah 30%, artinya total cicilan kredit Anda tidak boleh melebihi 30% dari total pendapatan usaha. Jika melebihi, maka pengajuan KUR bisa ditolak.

2. Kelayakan Usaha

Selain kemampuan bayar, bank juga akan menilai kelayakan usaha Anda. Hal ini meliputi analisis potensi pasar, prospek usaha, manajemen, dan lainnya. Bank perlu memastikan bahwa usaha Anda memiliki prospek yang baik dan berkelanjutan.

Jika bank menilai usaha Anda layak dan Anda memenuhi semua persyaratan, maka pengajuan KUR Anda berpeluang besar untuk disetujui.

Studi Kasus: Sukses Lolos BI Checking dan SLIK OJK

Ibu Sari adalah pemilik toko kelontong di daerah Bandung. Ia mengajukan KUR untuk menambah modal usahanya. Namun, pengajuan pertamanya ditolak karena tidak lolos BI Checking dan SLIK OJK.

Setelah itu, Ibu Sari segera memperbaiki riwayat kreditnya. Ia melunasi semua tunggakan kredit di bank lain dan memastikan tidak ada lagi masalah kredit macet di BI Checking maupun SLIK OJK.

Selain itu, Ibu Sari juga melengkapi semua dokumen usahanya, seperti NPWP, SIUP, dan TDP. Ia juga memastikan usahanya telah berjalan minimal 1 tahun dengan prospek yang baik.

Baca Juga :  Daftar 10 Saham Dividen Tinggi 2026 dengan Fundamental Kuat untuk Passive Income Seumur Hidup

Setelah melakukan perbaikan, Ibu Sari mengajukan KUR kembali. Kali ini pengajuannya lolos, karena memenuhi semua persyaratan BI Checking dan SLIK OJK. Bank juga menilai usaha Ibu Sari layak untuk diberi pinjaman KUR.

Troubleshooting: 5 Penyebab Gagal Lolos BI Checking dan SLIK OJK

Berikut 5 penyebab utama gagalnya pengajuan KUR akibat tidak lolosnya BI Checking dan SLIK OJK:

  1. Riwayat Kredit Macet – Jika Anda pernah mengalami kredit macet di masa lalu, baik di bank maupun lembaga keuangan lain, maka pengajuan KUR bisa ditolak.
  2. Tunggakan Kredit – Selain kredit macet, tunggakan pembayaran kredit di bank atau lembaga keuangan lain juga bisa membuat pengajuan KUR Anda ditolak.
  3. Usaha Belum Berjalan Lama – Bank biasanya mensyaratkan usaha Anda sudah berjalan minimal 1 tahun. Jika usaha Anda masih baru, pengajuan KUR berpotensi ditolak.
  4. Dokumen Usaha Tidak Lengkap – Kelengkapan dokumen usaha seperti NPWP, SIUP, dan TDP juga menjadi syarat penting. Jika dokumen tidak lengkap, pengajuan KUR bisa gagal.
  5. Kemampuan Bayar Tidak Memenuhi – Bank akan menghitung kemampuan Anda membayar cicilan KUR (debt service ratio). Jika rasio cicilan melebihi batas, pengajuan KUR bisa ditolak.

Jika Anda mengalami kendala-kendala di atas, segera perbaiki dan siapkan ulang pengajuan KUR Anda.

Informasi Tambahan

AspekKeterangan
Plafon KURMinimal Rp 10 juta, Maksimal Rp 500 juta
6% efektif per tahun
TenorMaksimal 4 tahun untuk modal kerja, 5 tahun untuk
AgunanTidak wajib menggunakan agunan untuk plafon s/d Rp 100 juta

FAQ Seputar BI Checking dan SLIK OJK untuk KUR

Apakah ada biaya untuk mengecek BI Checking dan SLIK OJK?

Ya, ada biaya untuk mengecek BI Checking dan SLIK OJK. Biaya untuk BI Checking berkisar Rp20.000-Rp50.000, sedangkan SLIK OJK sekitar Rp15.000-Rp30.000. Anda bisa meminta bank untuk membantu mengurus pemeriksaan ini.

Berapa lama proses pemeriksaan BI Checking dan SLIK OJK?

Proses pemeriksaan BI Checking dan SLIK OJK biasanya memakan waktu 1-3 hari kerja. Pastikan Anda mengurus jauh-jauh hari sebelum mengajukan KUR agar tidak terlambat.

Apa yang terjadi jika BI Checking atau SLIK OJK saya bermasalah?

Jika BI Checking atau SLIK OJK Anda bermasalah, seperti terdapat kredit macet atau tunggakan, maka pengajuan KUR Anda berpotensi ditolak oleh bank. Pastikan Anda memperbaiki masalah ini sebelum mengajukan KUR kembali.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Haifest.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.

Itulah penjelasan lengkap mengenai cara lolos BI Checking dan SLIK OJK agar pengajuan KUR Anda pasti disetujui. Pastikan Anda telah memenuhi semua persyaratan dan melakukan persiapan dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat! Jangan ragu untuk berbagi pengalaman Anda di kolom komentar.