Bunga Deposito BNI 2026 Per Bulan Dapat Berapa? Cek Simulasinya Sekarang.
Menyimpan uang di deposito bank adalah salah satu cara yang sering dipilih masyarakat untuk berinvestasi. Salah satu bank BUMN yang menawarkan produk deposito adalah BNI. Dengan memiliki suku bunga yang kompetitif, deposito BNI menjadi pilihan yang menarik bagi investor.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menyimpan dana di deposito BNI, penting untuk mengetahui berapa bunga yang akan Anda dapatkan per bulannya. Simulasi bunga deposito BNI 2026 bisa menjadi panduan yang berguna untuk Anda. Simak penjelasan lengkap dari Haifest.id berikut ini…
Simulasi Bunga Deposito BNI 2026 Per Bulan
Untuk menghitung bunga deposito BNI 2026 per bulan, Anda bisa menggunakan rumus sederhana berikut:
Bunga per bulan = (Pokok deposito x Suku bunga per tahun) / 12
Contoh simulasi:
- Pokok deposito: Rp100.000.000
- Suku bunga per tahun: 5,5%
- Tenor: 2 tahun (2026)
Maka, bunga deposito BNI per bulannya adalah:
Bunga per bulan = (Rp100.000.000 x 5,5%) / 12 = Rp458.333
Jadi, jika Anda menyimpan uang Rp100.000.000 di deposito BNI dengan tenor 2 tahun (2026) dan suku bunga 5,5% per tahun, maka Anda akan mendapatkan bunga Rp458.333 per bulannya.
Cara Menghitung Bunga Deposito BNI 2026
Untuk menghitung bunga deposito BNI 2026, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Tentukan Pokok Deposito
Jumlah uang yang Anda simpan di deposito BNI disebut sebagai pokok deposito. Semakin besar pokok deposito Anda, maka semakin besar pula bunga yang akan diperoleh per bulannya.
2. Cek Suku Bunga Deposito BNI
Suku bunga deposito BNI biasanya bervariasi tergantung pada jangka waktu (tenor) penyimpanan. Semakin lama tenor deposito, maka suku bunganya biasanya akan semakin tinggi.
Untuk deposito 2 tahun (2026), suku bunganya saat ini sekitar 5,5% per tahun.
3. Hitung Bunga Per Bulan
Setelah mengetahui pokok deposito dan suku bunga, Anda bisa menghitung bunga deposito BNI per bulan dengan rumus di atas.
Pastikan Anda mengalikan pokok deposito dengan suku bunga per tahun, lalu membaginya dengan 12 bulan.
Studi Kasus: Perhitungan Bunga Deposito BNI 2026
Misalkan Bapak Andi memiliki dana sebesar Rp500.000.000 dan ingin menyimpannya di deposito BNI dengan tenor 2 tahun (2026). Dengan suku bunga 5,5% per tahun, berapa bunga yang akan diterima Bapak Andi per bulannya?
Perhitungannya adalah:
- Pokok deposito: Rp500.000.000
- Suku bunga per tahun: 5,5%
- Bunga per bulan = (Rp500.000.000 x 5,5%) / 12 = Rp2.291.667
Jadi, Bapak Andi akan menerima bunga deposito BNI 2026 sebesar Rp2.291.667 per bulannya.
Troubleshooting: 5 Penyebab Gagal Buka Deposito BNI & Solusinya
Terkadang, proses pembukaan deposito BNI bisa terhambat atau mengalami kendala. Berikut adalah 5 penyebab umum gagal buka deposito BNI beserta solusinya:
- Dokumen Tidak Lengkap – Pastikan Anda menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan seperti KTP, NPWP, dan lainnya.
- Saldo Minimal Tidak Terpenuhi – BNI biasanya menetapkan saldo minimal tertentu untuk membuka deposito. Pastikan dana Anda mencukupi.
- Verifikasi Data Gagal – Petugas bank akan memverifikasi data Anda. Pastikan data yang Anda isi sudah benar dan sesuai dengan dokumen.
- Rekening Sumber Dana Bermasalah – Jika rekening sumber dana Anda sedang bermasalah, pembukaan deposito juga bisa terhambat. Pastikan rekening sumber dana Anda sehat.
- Antrian Panjang – Jika Anda mendatangi kantor cabang di jam-jam sibuk, bisa jadi antriannya panjang. Cobalah datang di jam-jam tidak sibuk untuk menghindari antrian.
Tanya Jawab Seputar Bunga Deposito BNI 2026
1. Berapa suku bunga deposito BNI saat ini?
Suku bunga deposito BNI saat ini bervariasi tergantung tenor penyimpanannya. Untuk deposito 2 tahun (2026), suku bunganya sekitar 5,5% per tahun.
2. Bagaimana cara menghitung bunga deposito BNI per bulan?
Rumusnya adalah: Bunga per bulan = (Pokok deposito x Suku bunga per tahun) / 12. Misalnya pokok Rp100 juta dengan suku bunga 5,5%, maka bunga per bulannya Rp458.333.
3. Apa saja persyaratan untuk membuka deposito BNI?
Persyaratan utama untuk membuka deposito BNI adalah menyiapkan dokumen identitas seperti KTP, NPWP, dan memenuhi saldo minimal yang ditetapkan oleh BNI.
4. Apakah bisa tutup deposito BNI sebelum jatuh tempo?
Bisa, tapi akan dikenakan biaya administrasi penutupan deposito sebelum jatuh tempo. Besaran biayanya tergantung kebijakan bank.
5. Apakah bunga deposito BNI kena pajak?
Ya, bunga deposito BNI dikenakan pajak final sebesar 20% sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
Kesimpulan
Deposito BNI merupakan salah satu pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat. Dengan suku bunga yang kompetitif, Anda bisa mendapatkan bunga deposito per bulan yang cukup tinggi.
Untuk menghitung bunga deposito BNI 2026 per bulan, Anda bisa menggunakan rumus sederhana: Bunga per bulan = (Pokok deposito x Suku bunga per tahun) / 12. Pastikan juga untuk memperhatikan persyaratan dan potensi kendala dalam pembukaan deposito.
Jika Anda tertarik untuk membuka deposito BNI, silahkan kunjungi website resmi BNI atau hubungi kantor cabang terdekat.
