Daftar Deposito Bunga Tertinggi 2026 yang Dijamin LPS dan Paling Menguntungkan

Mencari tempat parkir yang aman di tahun 2026 bukan lagi sekadar soal siapa yang memberikan bunga paling tinggi, tapi siapa yang paling “tahan banting” terhadap kondisi ekonomi global. Banyak sobat investor pemula terjebak: tergiur bunga fantastis di atas 8% dari koperasi atau platform unregulated, namun berakhir gigit jari karena gagal bayar. Ingat, prinsip dasar investasi itu sederhana: High Return, High Risk. Jika ada yang menawarkan bunga selangit tanpa risiko, itu tanda bahaya.

Fokus kita hari ini adalah mencari “Titik Temu” (Sweet Spot)—instrumen yang memberikan imbal hasil maksimal (di atas inflasi) namun tetap tidur nyenyak karena dijamin penuh oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kita akan membedah opsi dari Digital yang makin agresif dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang seringkali luput dari radar namun memberikan rate legal tertinggi.

Jangan sampai salah langkah menempatkan aset berharga Anda. Strategi ini butuh ketelitian memilah mana bank sehat dan mana yang sedang “batuk”. Untuk memandu Anda memilih instrumen yang tepat, simak penjelasan lengkap dari Haifest.id berikut ini agar portofolio Anda tumbuh optimal dan tetap likuid saat dibutuhkan.


🚀 Quick Answer: Rekap Bunga Deposito Terbaik 2026

Update Kuartal I – 2026:

Berdasarkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS terbaru, berikut batas aman bunga yang dijamin:

Baca Juga :  Daftar 10 Saham Dividen Tinggi 2026 dengan Fundamental Kuat untuk Passive Income Seumur Hidup
  • Maks 4.25% – 5.75% p.a (Tergantung valuta).
  • BPR (Bank Perekonomian Rakyat):
  • Warning: Jika bank menawarkan bunga di ATAS angka ini, simpanan Anda TIDAK DIJAMIN LPS.

1. Bank Digital: Primadona Bunga Tinggi & Fleksibilitas

Di tahun 2026, persaingan bank digital (Neobank) semakin ketat. Mereka tidak lagi hanya perang bunga, tapi perang fitur. Ini adalah opsi terbaik bagi Anda yang tech-savvy dan ingin kemudahan akses.

A. Krom Bank (Opsi Agresif)

Bank digital ini konsisten memberikan penawaran kompetitif untuk menarik nasabah baru.

  • Penjelasan Teknis: Krom biasanya menawarkan bunga deposito berjenjang. Semakin lama tenor (misal 6 bulan), bunga semakin tinggi. Fitur unggulannya adalah fleksibilitas pencairan sebelum jatuh tempo dengan penalti minim.
  • Contoh Riil: Pada aplikasi versi terbaru, Anda bisa membuat 20 portofolio deposito berbeda untuk tujuan berbeda (misal: “Dana Nikah”, “Dana Liburan”).
  • Tips Insider: Cek term & condition bonus referal. Seringkali boost bunga didapat dari kode referal, bukan bunga dasar.

B. SeaBank & Neo Commerce (Pemain Lama)

Dua raksasa ini sudah lebih stabil. Bunganya mungkin tidak setinggi saat mereka baru launching di 2022-2024, tapi likuiditasnya sangat teruji.

  • Penjelasan Teknis: Bunga cair harian adalah fitur “killer” mereka. Bunga deposito tidak dibayar di akhir, tapi masuk ke rekening tabungan setiap hari.
  • Contoh Riil: Deposito Rp 100 Juta di SeaBank dengan bunga 5% p.a, Anda bisa dapat “uang jajan” masuk rekening sekitar Rp 13.000 setiap pagi.
  • Tips Insider: Gunakan fitur perpanjangan otomatis (ARO) Principal Only. Biarkan bunga harian masuk ke tabungan aktif untuk belanja, sementara pokoknya terus berputar.

2. BPR (Bank Perekonomian Rakyat): Raja Bunga Legal

Ini adalah rahasia umum para investor konservatif. BPR diizinkan oleh LPS memberikan bunga lebih tinggi daripada Bank Umum (BCA, Mandiri, dll).

Mengapa BPR Bisa Memberikan 6.75%?

Mereka butuh dana masyarakat untuk disalurkan sebagai kredit UMKM lokal. Karena risiko operasionalnya lebih tinggi dan jangkauannya sempit, LPS memberikan cap bunga penjaminan yang lebih longgar.

  • Penjelasan Teknis: Anda tidak perlu datang ke pelosok daerah untuk buka rekening BPR. Di 2026, gunakan platform Aggregator seperti DepositoBPR by Komunal. Aplikasi ini menjadi jembatan resmi.
  • Contoh Riil: Anda posisi di Jakarta, bisa buka deposito di “BPR Jawa Timur” lewat aplikasi. Bilyet elektroniknya sah dan diakui.
  • Tips Insider: Sebar dana Anda. Jangan taruh Rp 2 Miliar di satu BPR. Pecah menjadi 4 deposito @Rp 500 Juta di 4 BPR berbeda untuk diversifikasi risiko geografis.
Baca Juga :  Cara Menabung Emas di Pegadaian 2026 via Aplikasi Tring

3. Studi Kasus: Menghitung Real Profit (Net)

Banyak yang kaget saat pencairan, uangnya terpotong. Mari kita bedah hitungan pajaknya agar Anda bisa memproyeksikan cuan dengan akurat. Pajak Deposito adalah 20% Final untuk nominal di atas Rp 7.500.000.

Simulasi: Ibu Ani punya dana pensiun Rp 500.000.000. Ia galau memilih antara Bank BUMN (3%) atau BPR (6.75%).

KomponenBank BUMN (3%)BPR / Bank Digital Top (6.75%)
Bunga Kotor (Setahun)Rp 15.000.000Rp 33.750.000
Pajak (20%)– Rp 3.000.000– Rp 6.750.000
Bunga Bersih (Net)Rp 12.000.000Rp 27.000.000
Pendapatan BulananRp 1.000.000 / blnRp 2.250.000 / bln

Analisa Edukator: Lihat selisihnya! Dengan tingkat keamanan yang SAMA (karena sama-sama dijamin LPS hingga 2 Miliar), Ibu Ani kehilangan potensi pendapatan Rp 15 Juta per tahun jika hanya menaruh di bank konvensional. Inilah pentingnya melek literasi keuangan.


4. Troubleshooting: Kendala & Solusi Deposito Online

Berdasarkan pengalaman banyak user di forum finansial tahun 2026, berikut masalah teknis yang sering muncul:

A. Saldo Deposito Tidak Muncul di Dashboard

  • Masalah: Setelah transfer sukses, saldo di menu deposito masih Rp 0.
  • Penyebab: Delay sistem Core Banking saat jam sibuk (EOM – End of Month).
  • Solusi: Jangan panik. Tunggu 1×24 jam. Simpan bukti transfer. Jika lewat 24 jam, hubungi CS via in-app chat (lebih cepat responnya dibanding email).

B. Gagal Mencairkan ASO (Automatic Roll Over)

  • Masalah: User ingin mencairkan dana saat jatuh tempo, tapi lupa mematikan fitur ASO, sehingga deposito otomatis diperpanjang 1 bulan lagi.
  • Penyebab: Fitur ASO biasanya default aktif (ON) saat pembukaan awal.
  • Solusi: Setel alarm H-3 sebelum jatuh tempo. Masuk aplikasi, ubah setelan ASO menjadi “Non-ARO” atau “Transfer to Account”. Ingat, mencairkan setelah terlanjur perpanjang otomatis akan kena denda penalti!
Baca Juga :  Suku Bunga Kredit 2026: Perbandingan Bank & Cara Hitung

C. Akun Terblokir Saat Login Wajah

  • Masalah: Login gagal terus menerus.
  • Solusi: Bersihkan cache aplikasi. Pastikan izin kamera aktif. Jika pakai HP Android, matikan “Developer Options” karena beberapa aplikasi bank mendeteksi itu sebagai ancaman keamanan (root).

5. FAQ (Pertanyaan Kritis Investor)

🛡️ Apakah aman menabung deposito di Bank Digital baru?

Sangat aman, asalkan memenuhi 2 syarat mutlak: Terdaftar OJK dan peserta LPS. Pastikan total saldo (pokok + bunga) di satu bank tidak lebih dari Rp 2 Miliar. Selama di bawah batas itu, uang Anda dijamin negara 100% meskipun bank bangkrut.

💰 Berapa pajak deposito yang harus dibayar?

Pajak Penghasilan (PPh) bunga deposito adalah 20% (Final).

Aturan mainnya: Pajak ini HANYA berlaku jika total tabungan/deposito Anda di atas Rp 7.500.000. Jika saldo di bawah nominal tersebut (misal Rp 5 Juta), bunga yang diterima utuh 100% tanpa potongan.

🔄 Apa bedanya ASO (Automatic Roll Over) vs Non-ASO?

  • ASO (Perpanjang Otomatis): Saat jatuh tempo, uang pokok (bisa +bunga) langsung didepositokan lagi. Cocok untuk investasi jangka panjang anti-ribet.
  • Non-ASO: Saat jatuh tempo, seluruh uang + bunga langsung cair ke rekening tabungan dan kontrak selesai. Pilih ini jika Anda butuh uangnya dalam waktu dekat.

📈 Deposito BPR vs Reksadana Pasar Uang, untung mana?

Jika mengejar Angka Tertinggi, Deposito BPR menang (bisa 6.75%), tapi ada pajak 20% dan dana terkunci.

Jika mengejar Likuiditas, Reksadana Pasar Uang (RDPU) lebih unggul (return 4-5% bersih) karena bebas pajak dan bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti.

📜 Apakah Bilyet Deposito Digital (E-Bilyet) sah?

Valid dan Sah. E-Bilyet di aplikasi resmi memiliki kekuatan hukum setara bilyet kertas (dilindungi UU ITE). Pastikan Anda selalu download sertifikatnya dan simpan di Cloud/Google Drive sebagai bukti kepemilikan cadangan.

Kesimpulan: Jangan Serakah, Tetap Waspada!

Tahun 2026 menawarkan banyak kemudahan bagi kita untuk melipatgandakan aset lewat genggaman tangan. Kunci dari artikel “Daftar Deposito Bunga Tertinggi 2026 yang Dijamin LPS” ini adalah Keseimbangan.

Jangan hanya mengejar bunga tertinggi. Perhatikan juga kesehatan bank (Cek rasio CAR/NPL jika Anda paham, atau cukup cek status OJK-nya). Diversifikasikan uang Anda: sebagian di Bank Digital untuk likuiditas harian, dan sebagian besar di BPR untuk yield maksimal jangka panjang.

Disclaimer: Seluruh data di atas adalah estimasi pasar Kuartal I 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Bank Indonesia dan LPS. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang Anda ambil.